• Terbaru
  • Populer

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022

Buya Syakur dan Buya Husein sebagai Tipikal Intelektual Timur dan Barat

11 Januari 2023
Gambar https://gurupaka.blogspot.com/2019/10/catur-warna-penggolongan-profesi-dalam.html

Sering Dijumpai, Sejarah Nusantara Tak Mengenal Kasta

13 November 2022

Menguak Misteri Hutan Larangan

8 November 2022

Melacak Kesundaan Orang Sunda

4 November 2022
Foto Youtube

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

23 Oktober 2022

Mengenal Kata Santri di Indonesia

21 Oktober 2022

Takutlah kepada Allah, Jangan Takut pada Masjid yang Runtuh

19 Oktober 2022

Tujuh Hari Takziyah Wafatnya Prof Azyumardi

23 September 2022

Dan, Al Azhar pun Berkiblat ke UIN Suka

22 September 2022

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

20 September 2022

Membincang Makna Makna Demokrasi

19 September 2022

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

18 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
Beranda Nasional

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

17 Agustus Adalah Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Jatim Net26 Ditulis oleh Jatim Net26
21 Agustus 2022
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
161
VIEWS

Ada sebuah kebiasaan yang salah letak keliru pasang yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang umumnya menyebut frasa 17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Penyebutan itu sama halnya mengingkari dua nikmat besar dari Allah la’ala. Faktanya negara Republik Indonesia tidak pernah dijajah oleh siapapun. Yang dijajah selama 434 tahun (terhitung sejak Imperealis Portugis menguasai Malaka tahun 1511) bukan negara Republik Indonesia namun bangsa Indonesia.

Menurut Kyai Muhammad Muchtar frasa 17 Agustus Kemerdekaan Republik bisa membawa kepada 6 dosa besar politik, yaitu:

ArtikelLainnya

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

18 September 2022
145

Ketika Pendidikan Dihibrida

12 September 2022
139

Amplop Kiai dan Korupsi

25 Agustus 2022
137

Fakta Miris Rumah Tinggal Layak Huni Shiddiqiyyah

22 Agustus 2022
143
Tampilkan Yang Lain
  1. Dosa besar politik pertama terhadap Proklamasi karena jika menganggap frasa tersebut benar berarti pernyataan kemerdekaan Bangsa Indonesia dalam leks Proklamasi dianggap salah.
  2. Dosa besar politik kedua terhadap Bapak Bangsa. Jika berpendirian bahwa yang benar adalah “Kemerdekaan Republik Indonesia” bukan “Kemerdekaan Bangsa Indonesia” berarti menganggap bahwa para Bapak Bangsa yang telah menyusun leks Proklamasi itu salah.
  3. Dosa besar politik ketiga terhadap Bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia sudah merdeka tapi dianggap belum merdeka. Karena tanggal 17 Agustus 1945 dianggap yang merdeka adalah Republik Indonesia.
  4. Dosa besar politik keempat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika berpendirian “Kemerdekaan Republik Indonesia” berarti sama halnya menganggap Negara Kesatuan Republik Indonesia ini pernah dijajah kemudian merdeka.
  5. Berikutnya dosa besar politik kelima terhadap sejarah.
  6. Dosa besar politik keenam terhadap Pembukaan UUD 1945.

Sejak tahun 1978 Kyai Muhammad Muchtar Mu’thi pimpinan Thoriqoh Shiddiqiyyah telah mengeluarkan seruan mengajak warga Shiddiqiyyah untuk mensyukuri nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuh tahun kemudian Kyai Muhammad Muchtar mengeluarkan 5 jilid kitab berjudul “Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia”.

“44 tahun adalah perjuangan yang panjang. Karena itulah mengapa salah letak keliru pasang ini harus terus diperbaiki. Haqqul Yakin Atas Berkat Rahmat Alloh Yang Maha Kuasa dan keinginan luhur usaha manusia pasti berhasil.” tutur Kyai Muhammad Muchtar.

Net26.id - 1167 Unit Rumah Layak Huni Dari Shiddiqiyyah 02

Atas nama seluruh Pengurus Dhilaal Berkat Rohmat Alloh Shiddiqiyyah (Dhibra) pusat maupun perwakilan-perwakilan daerahnya beserta seluruh organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah (ORSHID, YPS, JKPHS, OPSHID), Nyai Shofwatul Ummah istri Kyai Muhammah Muchtar menyampaikan enam hal pokok yaitu:

  1. Santunan Nasional Pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah merupakan bagian dari perwujudan Cinta Tanah Air Indonesia.
  2. Harapan untuk mendapat Ridlo Alloh Yang Maha Kuasa agar Negara Kesatuan Republik Indonesia diberi keselamatan dan rakyat Indonesia tumbuh berkembang nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
  3. Program ini merupakan wujud kesadaran, khususnya bagi warga Shiddiqiyyah untuk selalu peduli anak yatim/yatim piatu dan kaum dhuafa.
  4. Pada hakekatnya Santunan Nasional Pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah ini hanya menyampaikan hak anak yatim/yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai cermin pribadi warga Shiddiqiyyah.
  5. Dana untuk santunan dalam bentuk rumah layak huni ini diperoleh dari warga dan simpatisan Shiddiqiyyah.
  6. Santunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah pada tahun ini sudah berjalan untuk yang ke-21.

Wujud rasa syukur ini yang mendorong warga Shiddiqiyyah se-Indonesia membangun rumah layak huni bagi masyarakat di bawah garis kesejahteraan sebanyak 1167 unit.

Tag/kata kunci: berdirinya negara republik indonesiakemerdekaan bangsa indonesiakyai muhammad muchtarkyai tarrumah layak huni shiddiqiyyahshiddiqiyyah
Artikel sebelumnya

Biografi KHA Musta’in Syafiie (1)

Artikel berikutnya

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

Jatim Net26

Jatim Net26

Artikel Lainnya

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
164

Keluarga besar Thoriqoh Shiddiqiyyah se-Indonesia membangun Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia dan menggelar upacara dua kali pada bulan Agustus 2022 ini. Kegiatan...

Selanjutnya

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pada Haul KH Zainuddin Djazuli di Pesantren Plosomojo, Kediri, Buya Said Aqil Siroj menyebutkan potensi besar yang dimiliki oleh pesantren, berupa...

Selanjutnya

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
152

Untuk menulis lembaga pendidikan secara umum dan macam macamnya, maka ditulis menjadi "pendidikan Islam". Sementara pesantren memiliki ciri khas tersendiri dengan...

Selanjutnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
139

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
146

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
136

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
134

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
134

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

Biografi KHA Musta'in Syafiie (2)

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jabar | Net26.id

Jatim | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply