• Terbaru
  • Populer

Membincang Makna Makna Demokrasi

19 September 2022

Buya Syakur dan Buya Husein sebagai Tipikal Intelektual Timur dan Barat

11 Januari 2023
Gambar https://gurupaka.blogspot.com/2019/10/catur-warna-penggolongan-profesi-dalam.html

Sering Dijumpai, Sejarah Nusantara Tak Mengenal Kasta

13 November 2022

Menguak Misteri Hutan Larangan

8 November 2022

Melacak Kesundaan Orang Sunda

4 November 2022
Foto Youtube

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

23 Oktober 2022

Mengenal Kata Santri di Indonesia

21 Oktober 2022

Takutlah kepada Allah, Jangan Takut pada Masjid yang Runtuh

19 Oktober 2022

Tujuh Hari Takziyah Wafatnya Prof Azyumardi

23 September 2022

Dan, Al Azhar pun Berkiblat ke UIN Suka

22 September 2022

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

20 September 2022

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

18 September 2022
Foto Koleksi Iskak Wijaya

Pesantren Pun Pernah Punya Tentara

15 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Kamis, 27 Agustus 2026
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
Beranda Politik dan Hukum

Membincang Makna Makna Demokrasi

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
19 September 2022
dalam Politik dan Hukum
| Waktu baca 2 menit
A A
138
VIEWS

Demokrasi bagi suku-bangsa Indonesia adalah pilihan terakhir setelah melalui pertimbangan diskusi yang panjang bila dibandingkan dengan sistem sistem yang lain. Demokrasi adalah cara bermasyarakat dan bernegara suku-bangsa Indonesia yang terlahir sejak Proklaim, 17 Agustus 1945, di dalam mengisi kemerdekaan. Sebagaimana demokrasi, memerlukan perangkat perangkat “check and balance”, baik dari pihak masyarakat sendiri maupun pihak penyelenggara negara. Sebab, demokrasi menghendaki semua persoalan bermasyarakat dan bernegara dapat dikembalikan kepada publik (republik) sebagai pemegang amanat tertinggi konstitusi negara. Di atas konstitusi, masih ada kehendak rakyat yang juga harus dipatuhi. Dan, agar kehendak tersebut tidak liar, maka dibutuhkan mekanisme mekanisme dalam pelaksanaan konstitusi yang sudah disepakati, yaitu Pancasila dan UUD 1945.

Alvin Lim dan Demokrasi Hukum

Demokrasi tidak saja mengenai kebebasan berpendapat. Pada masa sebelumnya, dikenal koperasi sebagai wahana demokrasi ekonomi. Meskipun, pada praktiknya gagal. Semangat individualistik ternyata lebih besar daripada semangat kebersamaan dengan penuh kesabaran. Bagaimanapun demokrasi memerlukan kesabaran di dalam menyatukan visi dan misi bersama.

ArtikelLainnya

Mari Menghitung Demokrasi dalam Angka

23 Agustus 2022
150
Tampilkan Yang Lain

Begitu pula, dalam kasus Alvin Lim di media sosial yang viral. Entah, hanya sebatas wacana saja guna perbaikan institusi Polri dan Kejaksaan yang sedang menjadi perhatian masyarakat karena sedang menangani kasus kasus besar menjelang Tahun Politik ini, ataukah memang memiliki semangat guna perbaikan perbaikan pada sistem institusi institusi tersebut.

Terlepas dari benar dan salah, setidaknya, demokrasi hukum bisa saja terjadi. Terutama, pada masa informasi terbuka saat ini. Jika pada masa Orde Baru informasi informasi terbuka hanya berlaku dalam gerakan bawah tanah, rezim kala itu menyebutnya dengan istilah OTB (Organisasi Tanpa Bentuk), maka di saat sekarang akan sulit. Karena, ada istilah “penggorengan”. Artinya, sebuah kasus atau peristiwa dapat saja disorot secara terus menerus hingga tampak terang benderang. Bisa saja, agar menjadi transparan dan memberi makna pembelajaran bagi warganegara.

Demokrasi hukum bisa saja dan sangat mungkin untuk dilakukan. Meskipun, bisa pula gagal sebagaimana koperasi, karena didorong oleh semangat individual yang tinggi. Kecuali, semangat kebersamaan yang dimiliki oleh masyarakat benar benar kuat dan solid.

Penegakan Pengadilan Jalanan

Kata kata “pihak berwenang” atau “pihak berwajib” menjadi adagium yang sering digunakan oleh aparat atau pejabat pemerintah. Istilah tersebut ditujukan kalau setiap persoalan sudah ada yang menanganinya. Sudah ada bidang masing masing. Sehingga masyarakat dapat menyalurkan hasrat dan pendapat pada kasus kasus tertentu yang melibatkan mereka dalam bidang hukum misalnya langsung kepada pihak yang berwenang atau pihak yang berwajib tersebut.

Memang, penegakan hukum dianggap penting dalam pelaksanaan demokrasi. Namun, pelaksanaan dan penyelenggaraan hukum tersebut sudah tersistem yang diatur oleh peraturan dan perundangundangan yang berlaku di Indonesia. Semua aparat dan pejabar bertindak sesuai dengan peraturan dan perundangundangan yang berlaku tersebut. Jadi, tidak ada kesewenangwenangan atas jabatan yang diemban. Semua dipertimbangkan berdasarkan demokrasi hukum tersebut.

Namun, yang menjadi persoalan adalah: hasrat dan pendapat bisa saja menemukan jalan buntu demi stabilitas keamanan nasional. Meskipun, stabilitas keamanan nasional tersebut dapat dimaknai macam macam. Bisa “keamanan” yang diperuntukkan bagi pelaksana kewenangan dan kewajiban, bisa pula keamanan dalam arti situasi sosial. Misal, dengan munculnya satu kasus yang menggegerkan masyarakat dan pemerintah dapat menurunkan kewibawaan dan tercipta kerusuhan. Dengan adanya kasus tersebut, akan muncul pengadilan jalanan yang tidak terkontrol. Kasus besar yang terjadi adalah peristiwa “Arab Spring” sebagai contohnya. Karena, hanya dipicu oleh kasus pedagang kaki lima, dapat mericuhkan situasi dan keamanan negara negara di seantero Arab dan Afrika Utara.

Dengan demikian, “check and balance” dapat saja terjadi di bidang penegakan hukum agar masing masing pihak dapat menemukan jalan bagi demokrasi hukum secara sehat.

Tag/kata kunci: Alvin LinDemokrasiDemokrasi Hukum
Artikel sebelumnya

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

Artikel berikutnya

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Belum Ada Artikel
Artikel berikutnya

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

Dan, Al Azhar pun Berkiblat ke UIN Suka

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Jabar | Net26.id

Jatim | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply