• Terbaru
  • Populer

Mengenal Kata Santri di Indonesia

21 Oktober 2022

Buya Syakur dan Buya Husein sebagai Tipikal Intelektual Timur dan Barat

11 Januari 2023
Gambar https://gurupaka.blogspot.com/2019/10/catur-warna-penggolongan-profesi-dalam.html

Sering Dijumpai, Sejarah Nusantara Tak Mengenal Kasta

13 November 2022

Menguak Misteri Hutan Larangan

8 November 2022

Melacak Kesundaan Orang Sunda

4 November 2022
Foto Youtube

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

23 Oktober 2022

Takutlah kepada Allah, Jangan Takut pada Masjid yang Runtuh

19 Oktober 2022

Tujuh Hari Takziyah Wafatnya Prof Azyumardi

23 September 2022

Dan, Al Azhar pun Berkiblat ke UIN Suka

22 September 2022

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

20 September 2022

Membincang Makna Makna Demokrasi

19 September 2022

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

18 September 2022
Foto Koleksi Iskak Wijaya

Pesantren Pun Pernah Punya Tentara

15 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Kamis, 27 Agustus 2026
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
Beranda Budaya dan Agama

Mengenal Kata Santri di Indonesia

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
21 Oktober 2022
dalam Budaya dan Agama
| Waktu baca 2 menit
A A
149
VIEWS

Setiap kata pada dasarnya tidak bisa berdiri sendiri yang tiba tiba turun dari langit. Setiap kata memiliki ruang realitas sejarahnya sendiri, ruang sehari hari ketika digunakan. Oleh karena itu, setiap suku-bangsa di dunia ini memiliki ungkapan, ujaran, dan istilah sendiri. Berbeda satu sama lain. Meskipun, memiliki konotasi makna yang sama. Begitu pula, dengan mengenal kata santri di Indonesia harus dipahami pada ruang dan waktu tertentu.

Pentingnya ruang dan waktu tertentu tersebut setidaknya akan memberi pemahaman lebih luas kalau di luar ruang dan waktu tertentu tersebut masih ada yang lain yang bisa memberi khazanah pengetahuan.

ArtikelLainnya

Tipologi Pesantren (Bagian Satu)

25 Agustus 2022
137
Tampilkan Yang Lain

Mengenal kata santri di Indonesia para sarjana sering mengaitkan dengan kata “cantrik” atau orang pengiring dalam kultur Jawa. Seorang cantrik mengiring seorang resi, seorang kiai, atau seorang pangeran. Cantrik adalah pengiring setia. Dalam konteks keagamaan, seorang cantrik akan dipahami sebagai orang yang mengiring seorang kiai atau resi di dalam mengajarkan kitab kitab suci. Terutama, Al Quran bagi umat Islam. Dari kata cantrik itulah kemudian muncul istilah santri. Orang yang tekun belajar agama alias “tafaqquh fi al din”. Dalam proses tersebut kemudian membutuhkan seorang figur tokoh, tempat ibadah, dan asrama tempat belajar.

Mengenal kata santri di Indonesia tidak bisa dikatakan secara definitif sebagaimana dipahami melalui kamus. Karena, harus pula dipahami peristilahannya. Sehingga kata tersebut tidak bisa dimonopoli oleh salah satu suku dan daerah tertentu.

Jika merujuk kepada sejarah proses belajar di Indonesia, maka sumber pengetahuan tidak bisa terlepas dari tempat ibadah, meskipun didapat pula dari pengalaman pengalaman di luarnya. Karena, masing masing saling mengisi tidak dalam kerangka kuasa “paling tahu”. Bisa saja, pengalaman memberikan pengetahuan lebih detil daripada materi materi pengetahuan yang sudah dipelajari. Bisa pula, sebaliknya. Karena, antara teori dan praktik bisa saja saling bertolak belakang.

Mengenal kata santri di Indonesia memang umum digunakan di Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kata yang kemudian melahirkan sebuah institusi pendidikan yang bernama pesantren.

Sebelum kata santri itu populer belakangan ini, masyarakat Melayu lebih populer menggunakan kata siak. Kata ini umum digunakan dalam kehidupan sehari hari. Sebagaimana orang Melayu yang bertanya tentang asal usul seseorang yang belum dikenal (asing), “ Siak urang mana?” Anda santri mana? Maka, yang ditanya akan menjawab asal usul atau tempat tinggalnya. “Awak urang Palembang”, misalnya. Jadi, kata siak tersebut sudah melekat dalam bahasa pergaulan sehari hari. Begitu pula, kata siak pun dikenal penggunaannya di tatar Sunda seperti “Siak, mah….” dan lain lain. Artinya, penggunaan kata siak lebih umum dan tidak melibatkan institusi tertentu yang secara kultural masyarakat Indonesia adalah bangsa yang religius. Oleh karena itu, mengapa di Sumatera ada negara yang bernama “siak”. Selamat hari santri alias hari siak!

Tag/kata kunci: Mengenal kata santri di Indonesia
Artikel sebelumnya

Takutlah kepada Allah, Jangan Takut pada Masjid yang Runtuh

Artikel berikutnya

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Belum Ada Artikel
Artikel berikutnya
Foto Youtube

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

Melacak Kesundaan Orang Sunda

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Jabar | Net26.id

Jatim | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply