• Terbaru
  • Populer

Yang Dapat Diambil Pelajaran dari Piala Eropa 2021

20 Juli 2021

Buya Syakur dan Buya Husein sebagai Tipikal Intelektual Timur dan Barat

11 Januari 2023
Gambar https://gurupaka.blogspot.com/2019/10/catur-warna-penggolongan-profesi-dalam.html

Sering Dijumpai, Sejarah Nusantara Tak Mengenal Kasta

13 November 2022

Menguak Misteri Hutan Larangan

8 November 2022

Melacak Kesundaan Orang Sunda

4 November 2022
Foto Youtube

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

23 Oktober 2022

Mengenal Kata Santri di Indonesia

21 Oktober 2022

Takutlah kepada Allah, Jangan Takut pada Masjid yang Runtuh

19 Oktober 2022

Tujuh Hari Takziyah Wafatnya Prof Azyumardi

23 September 2022

Dan, Al Azhar pun Berkiblat ke UIN Suka

22 September 2022

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

20 September 2022

Membincang Makna Makna Demokrasi

19 September 2022

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

18 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Kamis, 27 Agustus 2026
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
Beranda Nasional

Yang Dapat Diambil Pelajaran dari Piala Eropa 2021

KH Edy Musoffa Ditulis oleh KH Edy Musoffa
20 Juli 2021
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
169
VIEWS

Di tengah gemuruh dan tekanan mental pendukung Inggris sebagai tuan rumah, timnas Italia akhirnya sukses meraih gelar Piala Eropa 2021. Hal tersebut dipastikan setelah Gli Azzurri mengalahkan Inggris 3-2 lewat adu penalti.

Final Piala Eropa 2021 telah mempertemukan Italia versus Inggris yang digelar di Wembley London Inggris, Senin (12/7/2021), dini hari WIB. Tampak Tim Tiga Singa mampu unggul cepat ketika laga baru berjalan dua menit.

ArtikelLainnya

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
164

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022
161

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
152
Tampilkan Yang Lain

Umpan silang Kieran Trippier dari sisi kanan menuju Luka Shaw yang tak terkawal di tiang jauh. Shaw mampu menyambar bola untuk memperdayai Gianluigi Donnarumma. Inggris unggul 1-0.

Tertinggal lebih dulu, Italia kemudian tampil menekan, memburu gol penyama kedudukan. Upaya mereka mencetak gol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Leonardo Bonucci membobol gawang Jordan Pickford dengan memanfaatkan kemelut yang bermula dari sepak pojok.

Piala Eropa sudah usai. Bagi pendukung Italia, rasa bangga dan penuh sukacita boleh jadi masih memenuhi ruang batin mereka. Bahkan, hari-hari mendatang mungkin mereka masih akan berpesta. Sebaliknya, bagi para penggemar Inggris, rasa sedih, duka, kecewa, marah, dan nelangsa masih juga menyesakkan dada.

Tampaknya, sepakbola seperti cinta. Kadang menggembirakan, kadang mengecewakan. Karena cinta, orang rela qiyamullail-bangun malam, bukan untuk munajat kepada Sang Maha Cinta, tapi demi kesebelasan idola yang sedang berlaga. Karena cinta, dia rela begadang sampai pagi buta, tanpa rasa kantuk yang menerpa. Tapi, giliran untuk si Dia, Penguasa Semesta, dua rakaat saja, kadang rasanya malas dan berat serasa tak mampu menopang kepala dan raga (hehehe…pengalaman pribadi).

Sebagaimana cinta, sepakbola tidak mengenal perbedaan. Sepakbola bisa mempersatukan orang dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan. Sepakbola pun juga bisa membuat seseorang lupa akan segalanya. Gembira, sedih, marah, dan kesal. Layaknya cinta, Sepakbola adalah sesuatu yang menyenangkan untuk diikuti. Kehadirannya terkadang membawa seribu satu macam kisah menarik yang mewarnai perjalanan hidup seseorang.

Sama seperti beragam cara memaknai cinta, sepakbola dapat dinikmati dengan beragam cara. Tidak semua penikmat sepakbola memiliki pemikiran sama. Tidak semua manajer atau pelatih memiliki taktik yang sama. Mendukung kesebelasan yang sama saja tidak menjamin dua orang memiliki pemikiran yang sama. Karena, sepakbola seperti cinta.

Sepakbola dan cinta mempunyai banyak persamaan. Cinta yang hakiki adalah cinta yang hanya memandang indah kepada yang dicintai. Cinta yang hakiki adalah mencintai tanpa alasan. Karena, cinta tidak membutuhkan alasan. Logika pasti kalah oleh kekuatan cinta.

Pernahkan kau bertanya kenapa seseorang masih saja mendukung kesebelasan yang ia cintai walau kesebelasan tersebut sering kalah atau bahkan tidak memenangi apapun. Untuk apa mereka masih memberi dukungan kepada kesebelasan yang hanya bisa memberi rasa pahit? Tentu, karena cinta mereka yang hakiki, cinta tanpa adanya alasan untuk mencintai. Aneh, tapi nyata.

Ada pepatah yang mengatakan: kita tidak bisa menentukan kepada siapa kita jatuh cinta. Dalam sepakbola pun sama; seorang pendukung tidak bisa menentukan hendak mendukung kesebelasan apa. Karena cinta dan sepakbola adalah sama: sama-sama berasal dari hati bukan karena paras cantik atau banyaknya trofi juara.

Karena itu, kepada para sahabatku pendukung Italia atau Inggris, bersikaplah yang biasa-biasa saja! Kalau kesebelasan idolamu juara, berbahagialah, tapi jangan jumawa! Jika jagoanmu kalah, jangan terlalu bersedih, marah, bahkan sampai membabi buta! Apalagi sampai kalap bagaikan serigala.

Empat belas abad yang lalu, Rasulullah saw dengan indah telah mengingatkan kita;

Ahbib habibaka haunan ma….

“Cintailah kekasihmu (secara) sedang-sedang saja, siapa tahu di suatu hari nanti dia akan menjadi musuhmu; dan bencilah oran….

Editor: Bagus Dilla
Tag/kata kunci: K.H. Edy Musoffa Izuddinsepakbola
Artikel berikutnya

Webinar Ketua PBNU: Langkah Nyata Merajut Kebhinekaan

KH Edy Musoffa

KH Edy Musoffa

Penulis, guru mengaji, ketua LDNU PWNU Yogyakarta, konsultan sholat khusyu; kelahiran Blitar, tinggal di Tompeyan, Yogyakarta.

Artikel Lainnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
139

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
147

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
136

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
134

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
134

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya

Buya Said Aqil Siroj, The Next Little Soekarno?

14 Juli 2022
169

Putra Sang Fajar itu telah memberi kharisma besar bagi suku-bangsa Indonesia di tengah-tengah kancah dunia. Ia menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di...

Selanjutnya

Buya Uki Dukung Pembatalan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah

12 Juli 2022
212

Jombang-Net26.id Sebagaimana telah dilansir beberapa media sosial, baik cetak maupun elektronik, upaya pencabutan izin operasional Pondok Pesantren Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah (Ponpes...

Selanjutnya

Berita dengan Citarasa Story Telling, Tren Jurnalis Saat Ini?

6 Juli 2022
163

Pada saat Koran Tempo mulai terbit, pengamat dan masyarakat menilai susastra dapat mewarnai dunia jurnalistik. Tentu, hal ini membawa asumsi, mungkinkah...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Webinar Ketua PBNU: Langkah Nyata Merajut Kebhinekaan

Soekarno, Pendidikan, dan Perjumpaan Nasionalis-Religius

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Jabar | Net26.id

Jatim | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply