• Terbaru
  • Populer

KH Amin Abdul Hamid: Mbah Dim Kaliwungu dalam Kenangan

10 Juni 2022

Buya Syakur dan Buya Husein sebagai Tipikal Intelektual Timur dan Barat

11 Januari 2023
Gambar https://gurupaka.blogspot.com/2019/10/catur-warna-penggolongan-profesi-dalam.html

Sering Dijumpai, Sejarah Nusantara Tak Mengenal Kasta

13 November 2022

Menguak Misteri Hutan Larangan

8 November 2022

Melacak Kesundaan Orang Sunda

4 November 2022
Foto Youtube

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

23 Oktober 2022

Mengenal Kata Santri di Indonesia

21 Oktober 2022

Takutlah kepada Allah, Jangan Takut pada Masjid yang Runtuh

19 Oktober 2022

Tujuh Hari Takziyah Wafatnya Prof Azyumardi

23 September 2022

Dan, Al Azhar pun Berkiblat ke UIN Suka

22 September 2022

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

20 September 2022

Membincang Makna Makna Demokrasi

19 September 2022

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

18 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
Beranda Nasional

KH Amin Abdul Hamid: Mbah Dim Kaliwungu dalam Kenangan

Redaksi Ditulis oleh Redaksi
10 Juni 2022
dalam Nasional
| Waktu baca 2 menit
A A
186
VIEWS

Kaliwungu-Net26.id Di antara guru mulia yang sangat dihormati oleh Allah yarham Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid, 1940-2009) adalah KH Dimyati Rois. Dia adalah Pengasuh Pondok Pesantren Fadlu wal Fadlilah, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Mbah Dim, demikian sebutan namanya biasa diucapkan oleh warga Nahdliyyin, dikenal sejak kecil sudah memiliki kelebihan-kelebihan yang aneh-aneh.

Santri Lelana
Penghormatan Gus Dur terhadap Mbah Dim karena menguasai sejarah NU dan ulama-ulama sepuh yang sezaman dengan Hadratussyekh KHM Hasyim Asy’ari. “Pada zaman itu, ada tiga kiai terkenal sama-sama memiliki nama Soleh,” terangnya pada medio 2017 di ndalem pesantren, “Mbah Soleh Darat, Mbah Soleh Langitan, dan Mbah Soleh Gresik. Ketiganya guru-guru alim yang menjadi tempat singgah mesantren selama Hadratussyekh menjalani laku lelana.” Laku lelana atau kelana adalah tradisi santri-santri zaman prakemerdekaan untuk bertabarukan (menambah keberkahan) dari parakiai dari pesantren ke pesantren yang umum di Jawa. Tradisi tersebut masih terlihat biasa pada masa awal kemerdekaan hingga tahun 1960an. Santri-santri lelana itu biasa berjalan kaki menempuh perjalanan jauh dengan bekal seadanya. Mereka hidup prihatin, sengaja tidak mau naik kendaraan, meskipun tantangan marabahaya sudah siap menghadang di depan. Susastra seperti Bujangga Manik (susastra Sunda) dan Bagus Burham Ranggawarsita adalah di antara yang mengisahkan orang-orang zaman dulu pergi mesantren dengan laku lelana.

ArtikelLainnya

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

21 Agustus 2022
164

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022
161

Sosial Kapital, “Never Ending” Pesantren

10 Agustus 2022
165

Pesantren: Subkultur yang menjadi Perhatian

6 Agustus 2022
152
Tampilkan Yang Lain

Dua Dimyati

Ada dua nama Dimyati yang mengiringi langkah Gus Dur manakala menjelang Reformasi 1998. Pertama, Abuya Dimyati, Cidahu, Pandeglang, dan Mbah Dimyati Rois Kaliwungu. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan yang istimewa dan langka. Bisa dikatakan sebagai jimat NU.
Keduanya sama-sama memiliki pamor dan kharismatik. Yang satu dikenal sebagai guru thariqah yang antik sementara yang satu lagi dikenal sebagai ahli bahasa. Ya, Mbah Dim menguasai banyak bahasa Asing meskipun tidak pernah kursus atau sekolah khusus. Mbah Dim bisa dibilang santri kuthuk. Santri yang tidak mengenal dunia luar.

Mbah Dim lahir pada tanggal 5 Juni 1945 di Tegalglagah, Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah. Ia wafat tepat pada malam Jum’at dini hari, sekitar pukul 1.10 WIB di RS Tlogorejo Semarang. Jika ingat pesan Mbah Moen (KH Maemoen Zubeir, 1928-2019) dulu, maka Mbah Dim termasuk wali Allah. Sebab, menurut Mbah Moen, ulama yang wafat pada hari Jum’at ia masuk kategori wali Allah; kalau wafat hari Selasa ia masuk kategori ahli ilmu.

Kenangan pada Mbah Dim tidak sedikit yang melekat. Kalaupun sedikit, terasa dekat. Ia dikenang dan dihormati banyak pihak. اللهم اغفر له و ارحمه و عافيه واعف عنه

Editor: Bagus Dilla
Artikel sebelumnya

Buya Said: Ahlussunah wal Jama’ah sebagai Realitas

Artikel berikutnya

BNPT dan Pesantren Tebuireng: Jalin Penanggulangan Intoleran

Redaksi

Redaksi

Artikel Lainnya

Sosialisasi Program dan Pembentukan Majelis Mujahid NKRI

4 Agustus 2022
139

Indramayu-Net26.id - Ketua Majelis Mujahid NKRI Indramayu, H Cecep, Kamis, 4/8/2022, secara aklamasi membentuk kepengurusan dan memimpin rapat sosialisasi program. Dalam...

Selanjutnya

Buya Uki: Pesantren Mati Karena Tidak Ada yang Istiqamah

1 Agustus 2022
146

Indramayu-Net26.id - Perkembangan sebuah pesantren sering mengalami pasang surut, karena biasa tergantung pada satu sosok figur. Hal ini menjadi perhatian serius...

Selanjutnya

Launching Kopi Dingin, Hj Eti Hermawati Harapkan UKM Tumbuh Signifikan

31 Juli 2022
136

Cirebon-Net26.id - Penggerak usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional, Buya Uki Marzuki, memandang Cirebon akan menjadi ikon budaya yang signifikan. Hal...

Selanjutnya

Buya Uki: Kopi Dingin Hindari Dehidrasi di Kota Cirebon

31 Juli 2022
134

Cirebon-Net26.id - Hadir di Kota Wali Cirebon akan disajikan oleh suguhan khas atas keragaman. Keragaman itu tidak saja berupa suku-bangsa saja,...

Selanjutnya

Buya Uki Sambut Dr (HC) dr HR Agung Laksono di Cirebon

30 Juli 2022
134

Cirebon-Net26.id - Dalam suasana pulang kampung yang ceria, pertemuan silaturahim itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan di salah satu hotel ternama...

Selanjutnya

Buya Said Aqil Siroj, The Next Little Soekarno?

14 Juli 2022
169

Putra Sang Fajar itu telah memberi kharisma besar bagi suku-bangsa Indonesia di tengah-tengah kancah dunia. Ia menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di...

Selanjutnya

Buya Uki Dukung Pembatalan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah

12 Juli 2022
212

Jombang-Net26.id Sebagaimana telah dilansir beberapa media sosial, baik cetak maupun elektronik, upaya pencabutan izin operasional Pondok Pesantren Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah (Ponpes...

Selanjutnya

Berita dengan Citarasa Story Telling, Tren Jurnalis Saat Ini?

6 Juli 2022
159

Pada saat Koran Tempo mulai terbit, pengamat dan masyarakat menilai susastra dapat mewarnai dunia jurnalistik. Tentu, hal ini membawa asumsi, mungkinkah...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

BNPT dan Pesantren Tebuireng: Jalin Penanggulangan Intoleran

Presiden Jokowi: Rusia dan Persaudaraan Nusantara

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jabar | Net26.id

Jatim | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply