• Terbaru
  • Populer

Pesantren dan Realitas Kekinian

12 Agustus 2022

Buya Syakur dan Buya Husein sebagai Tipikal Intelektual Timur dan Barat

11 Januari 2023
Gambar https://gurupaka.blogspot.com/2019/10/catur-warna-penggolongan-profesi-dalam.html

Sering Dijumpai, Sejarah Nusantara Tak Mengenal Kasta

13 November 2022

Menguak Misteri Hutan Larangan

8 November 2022

Melacak Kesundaan Orang Sunda

4 November 2022
Foto Youtube

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

23 Oktober 2022

Mengenal Kata Santri di Indonesia

21 Oktober 2022

Takutlah kepada Allah, Jangan Takut pada Masjid yang Runtuh

19 Oktober 2022

Tujuh Hari Takziyah Wafatnya Prof Azyumardi

23 September 2022

Dan, Al Azhar pun Berkiblat ke UIN Suka

22 September 2022

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

20 September 2022

Membincang Makna Makna Demokrasi

19 September 2022

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

18 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
Beranda UMKM

Pesantren dan Realitas Kekinian

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
12 Agustus 2022
dalam UMKM
| Waktu baca 2 menit
A A
143
VIEWS

Pesantren merupakan sebuah konsep yang selalu menginspirasi. Ada banyak materi untuk dibahas, meskipun rutinitas yang berjalan seperti monoton dan itu itu saja.

Konsep Budaya

Kenapa pesantren mampu bertahan lama, bahkan bisa dikatakan sudah ada sejak sejarah awal manusia? Ketika pertama manusia menerima pengetahuan dari yang Maha Tahu.

ArtikelLainnya

Belum Ada Artikel
Tampilkan Yang Lain

Pesantren (“pesan” dan “tren”). Singkat kata, pesantren berarti “pesan yang selalu aktual”. Hangat untuk dibahas, didiskusikan, direka ulang, dan seterusnya. Maka, diperlukan pula suatu seminar atau halaqah, hiwar, pelatihan, workshop, dan seterusnya. Pesantren pada tahap ini merupakan upaya menangkap kesadaran. Karena, pembahasan, diskusi, serta pengajian tidak datang dari satu arah, melainkan multidimensi. Tema tema demikian sangat kaya di pesantren, terutama pada tradisi Bahtsul Masail (membahas beberapa persoalan).

Mencari dimensi budaya pada pesantren sebenarnya tidak sulit, karena berangkat dari hasrat pengetahuan manusia sejak dari Nabi Adam as. Karena, pengetahuan tersebut, manusia menjadi “makhluk berbudaya ‘.

Pesantren sangat menjunjung tinggi hasrat pengetahuan. Ada banyak ayat Al Quran dan hadis hadis Rasulullah saw yang menyebutkan tentang ilmu. Karena, ilmu, bagi orang orang pesantren, manusia lebih unggul daripada malaikat dan iblis.

Pesantren dari aspek sejarah merupakan pengembangan dari tradisi masjid. Karena, masjid merupakan pusat informasi, ekonomi, politik, sosial, maupun budaya secara umum. Perbedaan masjid dan pesantren adalah: jika masjid berfungsi sebagai sarana ibadah dan kegiatan kegiatan sosial, maka pesantren menghadirkan satu komunitas budaya dengan beragam kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Pesantren, Yayasan, dan Lembaga Ekonomi

Dalam menatap realitas kekinian, tidak bisa hanya memandang pesantren an sich sebagai lembaga keagamaan. Karena, pesantren pada hakikatnya adalah konsep budaya. Pesantren memerlukan masyarakat dalam membentuk keberlangsungan rutinitas beribadah seperti sholat berjamaah, mengumpulkan zakat, dan memperingati hari hari besar. Sehingga setiap pesantren mempunyai ciri khas tertentu. Tidak ada pesantren tanpa adanya masyarakat yang membentuk budaya.

Guna ketertiban administrasi dalam membangun relasi ke berbagai institusi dan masyarakat, pesantren memerlukan sebuah lembaga terstruktur sebagaimana yayasan. Pesantren bisa saja tanpa ada struktur, tapi akan lebih terprogram jika diadakan lembaga atau yayasan.

Begitu pula, dalam bidang bidang usaha yang dibangun oleh orang orang pesantren guna perbaikan ekonomi masyarakat, pesantren dapat membangun sebuah perusahan atau bank. Pesantren memiliki peranan dalam meningkatkan produksi barang, mengatur modal, dan distribusi distribusi perekonomian. Tidak sedikit pesantren yang memiliki usaha usaha seperti pabrik kerupuk, pabrik tempe, pabrik rokok, industri batik, industri sarung, industri air mineral, dan sebagainya.

Tag/kata kunci: pesantren
Artikel sebelumnya

Suku-bangsa Barbar Menurut Mbah Maemun Zubeir 03

Artikel berikutnya

Masa Lalu adalah Esensi

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Belum Ada Artikel
Artikel berikutnya

Masa Lalu adalah Esensi

KHA Musta'in Syafiie: Pensiun Dini di Usia 40

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jabar | Net26.id

Jatim | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply