• Terbaru
  • Populer

Beberapa Penerbit Tak Bayar Royalti Penulis

20 Agustus 2022

Buya Syakur dan Buya Husein sebagai Tipikal Intelektual Timur dan Barat

11 Januari 2023
Gambar https://gurupaka.blogspot.com/2019/10/catur-warna-penggolongan-profesi-dalam.html

Sering Dijumpai, Sejarah Nusantara Tak Mengenal Kasta

13 November 2022

Menguak Misteri Hutan Larangan

8 November 2022

Melacak Kesundaan Orang Sunda

4 November 2022
Foto Youtube

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

23 Oktober 2022

Mengenal Kata Santri di Indonesia

21 Oktober 2022

Takutlah kepada Allah, Jangan Takut pada Masjid yang Runtuh

19 Oktober 2022

Tujuh Hari Takziyah Wafatnya Prof Azyumardi

23 September 2022

Dan, Al Azhar pun Berkiblat ke UIN Suka

22 September 2022

Nafsu Primordial dan Desakralisasi Negara

20 September 2022

Membincang Makna Makna Demokrasi

19 September 2022

Prof Azyumardi dan Hak Hak Belajar Santri

18 September 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Jabar | Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Beberapa Penerbit Tak Bayar Royalti Penulis

Jatim Net26 Ditulis oleh Jatim Net26
20 Agustus 2022
dalam Sejarah dan Sastra
| Waktu baca 2 menit
A A
141
VIEWS

Ada sebagian kelompok yang memang memiliki niatan baik untuk mengangkat harkat dan derajat penulis di Indonesia. Sehingga penulis tetap bisa eksis dan memiliki kelayakan di mata masyarakat seperti profesi lainnya. Kalua mau disebut sebagai sebuah profesi. Konsekuensinya, kalua menjadi sebuah profesi, maka ada jerih upah yang layak seharusnya didapat oleh seorang penulis.

Namun, penulis belum memiliki posisi yang layak dari sekadar gambaran cita cita Gerakan literasi. Pelajar pelajar mesti bertanya, apa tujuan belajar literasi? Meskipun, banyak.

ArtikelLainnya

Kisah Sasa Si Kelinci Mungil

7 September 2022
142

Prostitusi: Kemiskinan ataukah Gaya Hidup?

26 Agustus 2022
141

Ada Hantu Bondong di Tempatku

25 Agustus 2022
139

Pesantren dan Selebritas Intelektual (Bagian Empat)

25 Agustus 2022
136
Tampilkan Yang Lain

Hak Hak Penulis

Kemajuan literasi dengan peminat yang tidak sedikit cukup membanggakan karena pelajar pelajar sudah bisa menulis, meskipun baru bisa menyeritakan tentang dirinya sendiri.

Seorang dosen sebuah perguruan tinggi yang kini menjadi pejabat di kementerian pernah menanyakan tentang naskah bukunya, terutama royalti. Dia merasa bukunya terus terbit tapi tidak pernah mendapat laporan dari penerbit. Bahkan, penerbit yang dimaksud sudah bersalin rupa alias ganti nama.

Dosen tersebut memang menulis sebuah buku matakuliah dasar yang setiap tahun dijadikan pegangan oleh mahasiswa mahasiswa baru. Itu modus pertama.

Modus kedua, ketika dunia buku masih jaya jayanya, sebelum dihantam badai fasilitas online. Seorang penulis biasanya mendapat kontrak dari penerbit dalam waktu tertentu dengan upah dan jumlah tertentu. Berselang waktu, setelah masa kontrak berlalu, buku sang penulis tetap beredar di pasaran (online) dengan alasan “stok lama”. Tidak ada laporan kepada penulis kalua memang itu stok lama. Bahkan, dari cerita seorang penulis novel, penerbit dimaksud pernah menyetak tulisannya dengan jumlah “oplag” di luar perjanjian kontrak. Mungkin, karena laris bukunya?

Ternyata, ada juga penerbit yang “nakalan”!

Filsafat Praktis

Semestinya, penerbit buku dapat menjadi mitra bagi penulis dalam menyerdaskan kehidupan bangsa. Bukan semata bisnis dalam mengeruk keuntungan. Namun, penerbit juga tak lepas dari kerja kerja “mafia”. Pernah menjadi bisnis yang menguntungkan pada masanya.

Padahal, menulis adalah kerja keabadian menurut slogan yang sering disuarakan hati parapenulis untuk memupuk harapan. Dengan menulis, seseorang menjadi pelaku filsafat praktis. Dia tidak saja bertindak semata dengan tindakan, melainkan terkonsep dengan rapi. Dari menulis pula, seseorang dapat menyumbangkan pikirannya agar berguna bagi orang banyak. Setidaknya, “kerja berpikir” yang dilakukan oleh seorang penulis masih tetap memiliki keistimewaan di mata masyarakat. Kalaupun masyarakat sudah bisa menulis sendiri, apalagi dengan media yang lebih mudah seperti saat ini, berarti hal itu menunjukkan kemajuan bangsa. Bangsa yang masih jauh dari literasi “yang benar” belum bisa dipandang sebagai “yang beradab”.

Bercerita tentang menulis seperti CLBK (Cerita Lama Belum Kelar) yang akan menemukan muaranya sendiri.

Tag/kata kunci: penulis
Artikel sebelumnya

Keluarga Pak Salim

Artikel berikutnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Satu)

Jatim Net26

Jatim Net26

Artikel Lainnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Tiga)

24 Agustus 2022
140

Akar Sejarah Intelektual Pesantren Disiplin keilmuan pesantren memiliki perbedaan dengan disiplin keilmuan pada umumnya. Disiplin keilmuan pesantren memiliki ciri-ciri: 1) transfomastif;...

Selanjutnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Dua)

20 Agustus 2022
146

Masyarakat Turats Sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran, pesantren telah melahirkan banyak pelajar, baik melalui metode  warisan (turats) atau metode yang telah...

Selanjutnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Satu)

20 Agustus 2022
150

Pendahuluan Berbicara tentang pesantren sama seperti tentang diri sendiri. Sesuatu yang sebenarnya tidak asing. Karena, pesantren hidup dan tumbuh dari kedirian...

Selanjutnya

Keluarga Pak Salim

19 Agustus 2022
165

Kesederhanaan Pak Salim Akhir-akhir ini, sedang viral nama keluarga Pak Salim yang kebetulan berdomisili di kota kecil, tempat kami tinggal. Tepatnya,...

Selanjutnya

Joko Tingkir Ngombe Dawet

18 Agustus 2022
144

Mungkin, kalimat yang lebih tepat adalah “Joko Tingkir Unjukan Dawet”. Jaka Tingkir minum Dawet. Apa yang salah? Tidak ada yang salah....

Selanjutnya

Ludruk: Jenis Seni Drama Jawa Timuran

18 Agustus 2022
179

Ada yang bertanya, “Sejak kapankah kesenian ludruk mulai dikenal di Jawa Timur?” Tentu, sebagai salah satu corak kesenian, ludruk mulai dikenal...

Selanjutnya

Diri yang Mendamaikan Dunia

17 Agustus 2022
141

Tema yang diangkat adalah tentang diri. Diri dan jati adalah dua dimensi yang bisa sama, juga bisa berbeda entitasnya. Perlu kecermatan...

Selanjutnya

Film nan Senyap di Tengah Keramaian

17 Agustus 2022
144

Ada banyak adegan dalam kehidupan. Ada yang tereflikasikan ke dalam puisi, prosa, atau drama. Dan, perkembangan teknologi telah menghantarkan pada produksi...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Satu)

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Dua)

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Jabar | Net26.id

Jatim | Net26 - Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply